"Sekarang semua data penerima Bansos berbasis aplikasi. Jadi saya pikir kalau sudah terpasang listrik, Insya Allah semua akan terkoneksi dengan pusat dan itu secara otomatis datanya akan muncul semua nama-nama penerima Bansos. Artinya tidak ada masalah," kata Abdul Rauf, Kamis (6/1/2022).
Rauf menambahkan, usai Insiden tadi malam pihaknya tetap membuka pelayanan untuk masyarakat. Untuk itu pihaknya mendirikan tenda darurat guna melayani masyarakat.
Baca Juga: Langgar Sempadan Kali, Pemkot Kendari Bongkar Pagar Warkop Kopi Haji Anto
Sementara terkait kerugian akibat kebakaran Rauf mengaku belum mengetahuinya secara pasti. Hanya saja kerugian diperkirakan mencapai Rp 1 miliar.
Diwawancarai terpisah, Sekretaris Daerah Kota Kendari, Nahwa Umar meminta Kadis Sosial untuk segera melaporkan berapa kerugian serta apa saja yang terbakar termasuk sarana prasarana ke Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, agar diajukan anggaran untuk pembangunan kembali kantor Dinsos guna pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal.
