Apalagi pelaku yang membakar sepeda motor dan menyebabkan lansia itu meninggal dunia merupakan residivis.

"Di sinilah kami duga ada permainan di Polres Binjai dengan para preman di sana," tambahnya.

Selain itu, banyak juga lahan pertanian yang dihancurkan oleh kawanan preman yang meresahkan. Bahkan, laporan itu juga dinilai jalan di tempat.

"Untuk itulah kami kemari, agar Polda Sumatera Utara tahu bahwa Polres Binjai tidak profesional menangani kasus. Sehingga warga menuntut keadilan di Polda Sumatera Utara ini. Harapannya, agar semuanya bisa berjalan dengan adil," terangnya.

Baca Juga: Aiptu M Irfan, Polisi di Polres Binjai Aniaya Istri hingga Berdarah-darah