MEDAN, TELISIK.ID - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi diminta jangan terburu-buru memilih Direktur Utama PT Bank Sumut yang kosong setelah ditinggal Rahmat Fadilah Pohan.
Alasannya sangat sederhana, karena Gubernur Sumatera Utara pasti belum menguasai persoalan yang terjadi di internal Bank Sumut itu.
Ketua Umum Masyarakat Garuda Sumatera Utara (Margasu), Hasanul Arifin Rambe menegaskan itu kepada sejumlah awak media Jumat (27/1/2023).
"Ada beberapa poin yang harus disikapi oleh Gubernur Edy Rahmayadi, yang terjadi selama ini di Bank Sumut. Makanya kami meminta gubernur jangan terburu-buru untuk memilih Dirut Bank Sumut. Tunda dulu rencana pemilihan dirut itu, berikan kesempatan kepada para direksi yang ada saat ini untuk memperbaiki situasi yang ditinggalkan Rahmat Fadillah Pohan," ungkap Hanasul.
Baca Juga: Respon Kapolda dan Kajati Sumatera Utara Tangani Kasus Bos Judi Apin BK
