Mantan Kepala BKD Bombana ini menegaskan, pada tahun 2023 mendatang, ODF dan pilar STBM ditargetkan mencapai 90 persen, sebab banyak bantuan pemerintah, baik pemerintah pusat, provinsi maupun daerah akan mengintervensi infrastruktur yang mendukung seperti fasilitas MCK (mandi cuci kakus ) di desa-desa, serta melibatkan beberapa OPD seperti PUPR, DLH, BKD, Bappeda, DP3A, Dinkes hingga camat dan desa.

Di hadapan para camat dan kepala puskesmas, Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Burhanuddin mengajak camat untuk melakukan himbauan kepada masyarakat untuk stop BAB di sembarang tempat.

Baca Juga: Alokasi Dana Desa Buton Tengah Salah Hitung

“Camat lakukan sosialisasi secara persuasif kepada desa-desa dan warganya agar berhenti buang air sembarang seperti di sungai, semak-semak. Kebiasaaan-kebiasaan buruk ini bisa diubah karena untuk kebaikan kita semuanya,” harapnya.

Saat ini Bombana belum masuk sebagai kategari kabupaten sehat, seperti disebutkan dalam pertemuan koordinasi percepatan ODF dan 5 pilar STBM, di Provinsi Sulawesi Tenggara hanya 3 kabupaten/kota yang masuk kategoari kabupaten sehat, yaitu Kota Kendari, Baubau dan Kabupaten Kolaka.