Baca Juga: Penampung Air PT Cinta Jaya Jebol, Puluhan Rumah dan Sekolah di Konut Terkena Longsor
Baca Juga: Pendirian BUMDes di Busel Diklaim Tabrak Aturan
Hal itu, kata dia, diakibatkan absennya kebijakan pemihakan pada lingkungan hidup, pelestarian alam dan keberlanjutan fungsi pelayanan alam.
Ia pun menilai, kini saatnya untuk melakukan evaluasi yang tegas, konkret dan terukur dan tidak menunggu bencana ekologi yang lebih dasyat terjadi-berulang.
"Kita tentu menyatakan rasa duka solidaritas mendalam dan keprihatinan pada semua warga korban terdampak banjir dan longsor. Berharap, mereka dapat tabah dan sabar menghadapi cobaan ini," pungkas Presidium Nasional PENA '98 itu. (C)
