Pada tahun 2022, PDAM Tirta Anoa Kota Kendari mendapatkan alokasi anggaran senilai Rp10 miliar yang tertuang dalam APBD Kota Kendari tahun 2022 sebagai tambahan penyertaan modal Pemerintah Kota Kendari (Investasi).
Dana tersebut diperuntukkan pada kegiatan optimalisasi Intake Pohara dan WTP Punggolaka sebesar Rp 7,5 miliar serta kegiatan rasionalisasi pegawai dan operasional lainnya sebesar Rp 2,5 miliar.
Baca Juga: Terpidana Korupsi Proyek Jalan Kembalikan Ratusan Juta Kerugian Negara di Kejari Bombana
Dana penyertaan modal ini berdasarkan Peraturan Daerah Kota Kendari Nomor 1 Tahun 2014 tertanggal 24 Januari 2014. Dana tersebut merupakan tambahan penyertaan modal Pemerintah Kota Kendari dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kinerja PDAM yang efisien, efektif dan profesional.
Jumlah pelanggan PDAM Tirta Anoa Kota Kendari sampai 31 Desember 2022 sebanyak 14.189 pelanggan, dengan total rata-rata pemakaian sebanyak 6.905 M3 per tahun yang terdiri dari pelanggan sosial sebanyak 83 pelanggan, pelanggan non niaga sebanyak 13.340 pelanggan, pelanggan niaga sebanyak 763 pelanggan, dan pelanggan khusus (pelabuhan) sebanyak 3 pelanggan.
