Untuk diketahui, diskusi dan deklarasi damai tersebut digelar di Aula Dachara Polda Sultra, dan dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta 18 perwakilan Organisasi Kerukunan Etnis di Sultra.
Kegiatan ini merupakan respon atas keresahan masyarakat Sultra mengenai persoalan yang cenderung mendorong ke arah perpecahan.
Baca Juga: Mangkir, Mantan Kepala Bank Sultra Cabang Konkep Kembali Dipanggil Polda
Baca Juga: Percepat Vaksinasi, Polres Bombana Bentuk Garai Vaksin Keliling
Adapun kegiatan tersebut menghasilkan deklarasi damai, yaitu:
