Baca juga: Ini Manfaat Konsumsi Kurma Saat Berbuka Puasa

2. Pilihan Kedua

Selain bacaan tersebut Ma'ruf Khozin dalam Buku Saku Sukses Ibadah Ramadhan yang diterbitkan atas kerja sama Aswaja NU Center PWNU Jatim dan Pengurus Pusat Lajnah Ta'lif wan Nasyr Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) (2017:22) menuliskan ada doa selain seperti redaksi di atas yaitu: Allahumma laka shumtu wa'ala rizqika afthartu (Tuhanku, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki Mu aku berbuka).

Hal ini merujuk kepada hadis Nabi yang artinya,  "Telah sampai kepada Muadz bin Zuhrah bahwa jika Nabi berbuka maka berdoa: “Allahumma laka shumtu wa'ala rizqika afthortu” (HR Abu Dawud).

Penulis buku membantah bahwa doa tersebut dha'if karena memiliki banyak jalur. Ia menyebutkan dua yaitu (1) riwayat Thabrani di kitab Mu’jam Ausath, di dalamnya ada perawi Dawud bin Zabarqan, ia dha’if (2) riwayat Thabrani dalam Mu’jam Kabir, di dalamnya ada perawi Abdul Malik bin Harun, ia dha’if (Majma’ Az-Zawaid 3/204).