Hubungan seks dengan gaya mirip ayam itu membuat pasangan pria dan wanita pun akhirnya cepat mencapai klimaks. Namun, gaya bercinta yang terlalu cepat ini justru merugikan perempuan yang sebenarnya bisa mengalami orgasme berkali-kali. Dengan syarat, stamina prianya masih bagus.
"Kalau udah orgasme, artinya kan dia sudah sampai puncak. Tapi, keunggulannya perempuan itu kan dia bisa orgasme berkali-kali. Jadi, memang musti dilama-lamain, kalau cuma sekali ngapain, padahal dia potensinya berkali-kali. Tapi asalkan stamina si cowoknya juga harus oke," jelas dokter Boyke.
Dikutip dari Dexcon.suara.com, menurut dokter Boyke, pria Indonesia yang mengalami cepat orgasme biasanya kurang foreplay. Selain itu, pria kebanyakan tidak tahu letak titik rangsangan perempuan yang sensitif saat disentuh ketika melakukan foreplay.
"Pengetahuan si lakinya itu kurang banget. Misalnya, dia harusnya kecup kelopak mata, belakang telinga, cuping telinga, kemudian bibir, turun ke payudara dan seterusnya. Itu tidak dilakukan," kata dokter yang membintangi film 'Basahhh...,' 'Drop Out', dan 'Honeymoon' ini.
Baca Juga: Awas, 5 Kesalahan Ini Sering Dilakukan saat Puasa
