Kata Adburrahman Shaleh, masyarakat yang hendak menyalurkan aspirasinya agar memberikan kritik yang mengedukasi, informatif serta dibekali dengan data-data yang lengkap.

“Kita coba melihat teman-teman yang orasi ini, bukan hanya sekedar menyampaikan tapi ada intelektualnya, ada daya nalarnya, ada referensi yang mereka miliki untuk bisa menyampaikan dengan berbekal data aktual, sehingga ketika memperjuangkan kepetingan masyarakat bisa langsung,” ucapnya.

Sementara itu, Pengamat politik Sulawesi Tenggara, M. Najib Husain, mengapresiasi kinerja DPRD dalam menyelenggarakan panggung aspirasi, dengan harapan semua anggota DPRD dapat berpartisipasi.

Baca Juga: Pengangkatan Pejabat Pemkot Kendari Era Sulkarnain Kadir Diklaim Sesuai Prosedur

”DPRD Sulawesi Tenggara memperlihatkan kinerja yang perlu kita apresiasi, saya berharap sebenarnya semua anggota dewan bisa hadir dalam kegiatan, jadi ketika orasi, stand up comedy dan bernyanyi dengan kritik sosial semua anggota dewan bisa mendengar,” ucapnya.