Baca juga: SK Pembentukan Pansus DPRD Busel Digugat di PTUN

Begitu pun yang terjadi kepada driver Arman, warga Kelurahan Benu-benua yang juga datang ke Polsek Mandonga dan mengantarkan pesanan atas nama Wijaya, lagi-lagi para pelaku di dalam akun profilnya menggunakan seragam Polisi juga.

"Saya percaya Pak, karena dia menggunakan seragam Polisi dan meminta agar pesanan tersebut diantar ke Polsek Mandonga. Saya seperti terhipnotis dan dalam pesanan tersebut minta diisikan pulsa dan makanan cemilan serta air mineral. Tapi sekarang HP-nya sudah tidak aktif," ungkapnya.

Atas kejadian itu, Kapolsek mandonga AKP Iketut Wijayanarka membenarkan kejadian tersebut.

"Memang benar kejadian pemesanan fiktif semakin marak dan dalam seminggu saja sudah ada lima orang penjual jasa ke sini. Intinya mereka semua selalu memesan pulsa dan pelaku mengenakan seragam Polisi, namun saat korban tiba di tujuan, tersangka langsung memblok nomor korban dan menghapus profilnya hingga kami sulit untuk mengungkap pelakunya," ungkapnya.