"Administrasi sudah lengkap, hanya pencairan dana ini terarah. Makanya, kita tinggal menunggu saja," kata Amrin Fiini, Minggu (3/10/2021).

Amrin juga menegaskan, tidak ada kaitanya keterlambatan pencairan dengan belum adanya perubahan jumlah pinjaman sebesar Rp 401 miliar menjadi Rp 233 miliar dan jenis kegiatan di APBD 2021.

Baca Juga: Ini Kronologis Hangusnya 5 Ruko di Kendari, Kerugian Capai 6 Miliar

Baca Juga: Tak Kunjung Keluarkan Sertifikat Kepemilikan Tanah, Kinerja BPN Jombang Disorot

"Tidak ada hubungannya dengan perubahan jumlah pinjaman di APBD. Perubahannya bisa dilakukan pada refocussing anggaran," ujarnya.