Ketika mobil Damkar tiba warga berbondong-bondong untuk berebut air bersih mengisi jeriken dan galon sebagai penampung air.
Kepala Desa Sandang Pangan, Jumadil mengatakan, selama ini warga harus menempuh jarak kurang lebih dua kilometer untuk mendapatkan air bersih dan mencuci. Jadi warga akan sangat antusias jika ada bantuan seperti ini
"Sudah mau dua tahun ini kami mengalami kesulitan air bersih. Mata air ada, tapi jauh harus menempuh jarak yang terdekat dua kilometer. Namun kini debit di mata air itu mulai berkurang. Adanya bantuan ini kami masyarakat sangat bersyukur," ungkapnya.
Baca Juga: Kejari Buton Tambah Daftar Tersangka Kasus Korupsi Bandara Kargo Buton Selatan
Ia menambahkan, di desa itu sudah masuk PDAM namun dua tahun belakangan ini mengalami kerusakan mesim pompa air, jadi hingga saat ini belum bisa menyalurkan air kerumah warga, meski begitu sampai hari ini masih terus dilakukan perbaikan.
