Baca juga: Pelaku Penikaman Pensiunan TNI Diamankan Polisi

“Terduga teroris itu juga terlibat pengiriman dana kepada pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Solo di Filifina,” kata Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdysam saat ditemui di Perumahan Vila Mutiara Biru, Rabu (06/01/2021).

Pimpinan tertinggi Polri wilayah Sulsel ini juga mengatakan, terduga teroris itu pada Oktober 2020, secara ruting melakukan latihan menembak dan naik gunung atau idhat.

Pada saat dilakukan penangkapan, kedua pelaku melakukan perlawanan dengan masing-masing menggunakan senjata tajam jenis parang dan senapan angin PCP.

“Adapun yang diamankan beberapa senjata tajam, busur panah, senjata PCP dan sejumlah dokumen,” jelas Kapolda Sulsel. (B)