Baca Juga: Isu Pungli Terpa SMAN 4 Kendari, Oknum Diduga Guru Posting Foto Pegang Parang
Namun, setelah berjalan satu tahun, dana tersebut tidak pernah direalisasikan sesuai tujuan awal. Sejumlah perangkat desa mulai mempertanyakan penggunaannya, meski tidak berani menyampaikan hal ini secara langsung kepada Kepala Desa.
“Banyak yang mulai resah karena tidak ada transparansi. Bahkan ada yang enggan membayar lagi. Namun, Kepala Desa kemudian mengingatkan melalui pesan WhatsApp di grup perangkat desa,” tambahnya.l.
Dalam pesan tersebut, Kepala Desa menulis:
"Assalamualaikum wr wb... sekedar mengingatkan kita semua bahwa bagi yg sudah menarik insentifnya jangan lupa iuran 50 per bulan langsung setor ke bendahara karena MAMA Boy selalu memonitoring kita semua."
