“Meluas sampai di luar institusi Polri. Ia sudah menjadi milik bangsa seperti halnya Bung Hatta. Jadi, ini bukan untuk kultus individu, Hoegeng memang pantas dijadikan role model,” jelasnya.

Baca Juga: Jokowi Cabut Ribuan IUP Pertambangan, PERKHAPPI Sultra: Datanya Harus Dibuka

Dengan demikian, lanjutnya, sosok Hoegeng tidak sekadar mengkristal ke dalam kurikulum, tetapi setiap anggota Bhayangkara wajib berperilaku jujur, clean, dan antikorupsi, seperti halnya Hoegeng. Sebab, jika sekadar dalam kurikulum dan silabus yang bermuatan kejujuran dan moral, tentu saat ini sudah ada.

Namun, hal tersebut juga sudah seharusnya tersambung ke dalam pembinaan karir selama penegak hukum bertugas yang jelas oritentasinya, pangkat berikut jabatan atau keahlian.

Oleh karena itu, baik Suryadi maupun Efriza, sepakat agar lembaga-lembaga pendidikan, khususnya di Polri, mewajibkan kepada setiap peserta didik, meneladani kehidupan dan sepak-terjang Hoegeng sebagai penegak hukum.