Rincian aset tanah dan bangunan itu meliputi rumah dan tanah di beberapa titik Kota Kendari serta sebidang tanah seluas 1.350 meter persegi di Bombana. Nilai tanah di Bombana tercatat sebesar Rp 120 juta.
Selain properti, Asrun Lio juga memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 280 juta. Kendaraan tersebut terdiri dari mobil Daihatsu Sirion tahun 2016 senilai Rp 100 juta dan Toyota Yaris tahun 2020 senilai Rp 180 juta.
Baca Juga: Rektor IAIN Kendari Ajak Masyarakat Biasakan Tabayyun di Tengah Arus Disinformasi Digital
Pada kategori kas dan setara kas, nilai yang dilaporkan mencapai Rp 975 juta lebih. Sementara harta bergerak lainnya tercatat sebesar Rp 163,5 juta. Dalam laporan tersebut tidak terdapat catatan surat berharga maupun hutang.
Jika dibandingkan dengan laporan tahun 2017 saat masih menjabat Sekretaris Senat UHO, struktur kekayaan Asrun Lio mengalami perubahan cukup besar.
