Secara keseluruhan film garapan Disney Pixar ini membawa jalan cerita romansa klasik yang sering kita temui di film-film pada umumnya, namun penggambaran karakter yang dianimasikan serta mengambil unsur elemen sebagai karakter utamanya membuat konflik yang dihadirkan terasa baru dan berwarna dengan penuh imajinasi.
Meski dalam bentuk animasi atau kebanyakan orang sebut film kartun, kisah cinta Ember dan Wade bahkan mampu membuat penonton terlarut dalam film hingga terbawa perasaan (baper). Hal ini diutarakan oleh salah satu penonton, Rahma.
"Bisanya saya baper karena ini (film animasi)," tuturnya ketika diwawancarai Telisik.id saat menonton film ini bersama teman-temannya.
Lebih lanjut, Rahma mengaku tersentuh dengan kisah Ember yang harus memenuhi ekspektasi ayahnya dan kisahnya dengan Wade yang tidak bisa bersatu karena berbeda elemen.
Baca Juga: Tidak Laku, Film Animasi Terbaik Tahun ini Gagal Bersaing di Kendari
