Kepala Dinas Perindagkop Bombana, Asis Fair mengatakan, sebagai dinas terkait hanya memfasislitasi para penjual untuk menjajakan dagangannya. Namun dengan harga di bawah pasaran.

"Jika masyarakat tidak puas, maka kami akan buka pasar murah di MTQ dua hari. Segala jenis bahan pokok seperti sayur, telur, gula, tepung, beras serta bahan sembako lainnya tersedia," jelasnya.

Bahan makanan pokok yang dipasarkan melalui pasar murah ini disubsidi oleh pemerintah daerah, hal itu juga dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan barang dan lonjakan harga yang tidak terkendali yang kerap terjadi disebabkan oleh perubahan musim, kebijakan nasional serta pengaruh lainnya.

Contohnya, Harga tomat di pasar saat ini mencapai Rp 7.000 per kilogram, sementara pasar murah ini dijual dengan harga Rp 3.000 per kilogram.

Baca Juga: Polda Sulawesi Selatan Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi BPNT