Jumat adalah hari istimewa bagi umat muslim. Jumat kerap disebut juga sebagai sayyidul ayyam, karena keutamaannya melebihi hari-hari lainnya.

Dalam kebiasaan masyarakat Arab, sebelumnya hari Jumat disebut dengan hari arubah. Dilansir dari islam.nu.or.id disebut arubah oleh masyarakat Arab saat itu karena hari itu adalah hari berbangga-banggaan, kepongahan, bergagah-gagahan, berhias, dan kasih sayang.

Hari arubah dijadikan ajang memamerkan perangkat-perangkat duniawi. Bagi penyair, maka semalaman suntuk ia akan begadang demi menghasilkan syair-terbaiknya yang akan dipamerkannya pada hari arubah. Para konglomerat berlomba mengenakan pakaian terindah bersulam perhiasan mewah nan mahal, untuk memicu takjub dan orang-orang mengakui kebesarannya.

Baca juga: Keistimewaan Menikah di Bulan Syawal yang Dilakukan Rasulullah

Setelah Islam datang, maka kebiasaan berlomba dalam perangkat-perangkat duniawi yang fana ditransformasi menjadi takwa, bekal sebenar-benarnya manusia. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah al-Jumu'ah (62) ayat 9.