Senada dengan dr. Alghazali, Direktur RSUD Kota Kendari, dr. Sukirman, menerangkan bahwa menurut protap, semestinya diisolasi di rumah namun karena berbagai pertimbangan, diputuskan untuk diisolasi di rumah sakit.

"Pertimbangan pertama kultur kita sebagai orang Sulawesi tidak mungkin menolak tamu kalau ada yang datang. Kedua, kalau mereka butuh makan pasti mereka keluar cari makan dan kontak lagi dengan orang lain," terang dr. Sukirman.

dr. Sukirman menambahkan, jika diisolasi di RSUD Kota Kendari, petugas akan lebih mudah untuk memantau kondisi pasien serta mengawasi agar tidak berkeliaran lagi.

Baca juga: Pemda Kucurkan Rp18,4 Miliar Dana Penanggulangan COVID-19 di Kolut

Setelah mereka masuk di RSUD, lanjut dr. Sukirman, petugas medis langsung melakukan pemeriksaan kesehatan pasien secara keseluruhan di antaranya memeriksa Elektrokardiogram (EKG), jantung dan darah, semua dalam batas normal.