“Proyek ini bertujuan melestarikan sekaligus menginovasi seni tradisional, khususnya opera China, dengan sentuhan digital,” ujarnya.
Baca Juga: Uni Eropa Babat Hak Dagang Israel, Tarif Impor Produk Pertanian Naik Ratusan Juta Euro
Selain itu, profesor STA, Yang Qingqing, menyebut pendekatan pembelajaran robot tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga humanis.
“Saya mungkin menjelaskan latar belakang, motivasi, dan lapisan emosional karakter kepada Xueba 01, dan dia akan menginterpretasikan panduan itu melalui pemrosesan bahasa untuk menghasilkan performa,” katanya.
Proyek ini diharapkan memperluas wawasan pendidikan seni, menghapus batas disiplin, serta menekankan pentingnya literasi teknologi bagi seniman masa kini.
