Ini pun seperti dinyatakan oleh Al-‘Iraqi dalam Syarah at-Tirmidzi, "Aku tidak melihat seseorang dari kalangan sahabat maupun tabi’in yang membatasi jumlahnya pada dua belas rakaat."
Hal senada ketika ditanya berapa rakaat melakukan salat Dhuha, Aswad bin Yazid menjawab, "Terserah kamu". (Fiqh as-Sunnah, jilid 1, hal 251, terbitan Dar al-Fath li al-‘Ilam al-Arabi).
Baca juga: Wanita yang Tak Mencium Harumnya Surga
Baca juga: Merapatkan Shaf saat Salat Berjemaah, Ini Penjelasannya
3. Tidak Setiap Hari
