“Karena di pulau tempat kami tiba langganan gempa bumi, maka yang pertama kami dikasi oleh panitia lokal adalah buku tentang cara menyematkan diri saat ada gempa. Ini adalah cara mengeduasi yang tepat, karena sesuai dengan apa yang sering terjadi itu yang dipelajari,” jelasnya.

Baca Juga: Alokasi Dana Desa Buton Tengah Salah Hitung

Tempat sama, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bombana, Hasdin Rata menerangkan, FPRB ini akan menjadi garda terdepan saat terjadi bencana.

“FPRB ini adalah personil yang akan selalu siap siaga manakala bencana terjadi, seperti yang kita ketahui di beberapa titik di Bombana adalah daerah langganan banjir, longsor dan puting beliung,” ucapnya.

Pihaknya menerangan, sejak November hingga Desember, telah terjadi gempa bumi sebanyak 4 kali di waktu berbeda dengan kekuatan di bawah 3 SR. Meski dengan skala kecil, pihaknya menghimbau masyarakat untuk selalu waspada. (B)