Baca Juga: Google Bakal Hapus 17 Fiturnya Mulai 26 Januari 2024

Atas prestasinya tersebut, Friendster sempat memperoleh pendanaan hingga 50 juta US Dollar dari beberapa venture capital. Tidak lama kemudian, pamor situs web tersebut turun, dan Friendster dijual kepada perusahaan asal Malaysia bernama MOL Global pada 2009 dengan harga 40 juta US Dollar.

Setelah dijual, situs web tersebut berubah menjadi situs web gim online. Data-data kenangan pengguna media sosial tersebut per 31 Mei 2011 dihapus oleh pihak Friendster.

Baca Juga: Aplikasi Freelance Penghasil Cuan Anti Ribet

Seperti media sosial pada umumnya, Friendster memungkinkan penggunanya untuk berbagi konten dan membangun jejaring. Pengguna bisa berbagi video, foto, pesan, dan komentar dengan pengguna lain seperti halnya Facebook.