Setelah memberi makan bebek, korban keluar rumah. Pelaku yang sudah tahu tempat korban menyimpan senpi langsung mengambilnya dan meletakkannya di bawah tilam tempat tidur pelaku.
"Pelaku sudah nekat merencanakan aksi untuk menembak korban. Tak berapa lama, korban kembali dan bermaksud mengambil senpinya. Namun pelaku yang melihat hal itu duluan mengambil senpi yang sudah disembunyikannya di bawah tilam dan langsung mengejar korban. Korban tertembak di kepala dan tergeletak di dalam rumah itu," terang Hadi.
Setelah aksi koboi itu, pelaku berusaha menyeret korban, bermaksud membuang mayatnya. Tapi dia tidak kuat mengangkatnya. Pelaku mencoba meminta bantuan tetangga dengan mendatangi rumahnya. Namun saksi yang merupakan tetangga korban menolak karena takut lantaran melihat pelaku masih menenteng senpi.
Itu dibenarkan oleh saksi berinisial SU. Dia adalah saksi utama yang dimintai tolong oleh pelaku untuk mengangkat mayat korban.
Baca juga: Terduga Pencuri Sapi Digiring ke Polsek, Ini Pengakuan Pelaku
