Mengutip dari data Garuda Indonesia, diketahui penumpang tujuan domestik mendominasi sebanyak 78 persen dengan pendapatan mencapai Rp1.400 triliun.

Sementara, jumlah penumpang tujuan luar negeri tercatat hanya 22 persen dengan perolehan Rp 300 triliun.

Baca juga: Tanggapi Pernyataan Menag Yaqut, Jusuf Kalla Tegaskan Kemenag Bukan Hadiah

Baca juga: Azis Syamsuddin Dihadirkan di Sidang Kasus Suap Eks Penyidik KPK Hari Ini

“Garuda harus fokus pada domestik, saya yakin akan kembali sehat, tapi perlu waktu cukup lama,” kata Erick.