“Warga diminta untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa, serta memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali ke dalam rumah,” ujar Rudin.
BMKG juga menegaskan pentingnya mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi mereka yang telah terverifikasi, seperti Instagram dan Twitter @infoBMKG, website www.bmkg.go.id, channel Telegram (https://t.me/InaTEWS_BMKG), dan aplikasi mobile BMKG.
Baca Juga: Bangunan Kantor Bupati Kolaka Timur Retak Akibat Gempa
Salah seorang mahasiswa di Kendari, Tesan, mengaku cukup terkejut dengan kejadian itu.
"Saya kaget sekali karena terasa cukup kuat di kamar kos saya. Saya langsung lari keluar begitu terasa guncangannya," ujarnya.
