Berbeda dengan feminisme, Islam tidak pernah mempermasalahkan tentang relasi antara laki-laki dan perempuan, sebab datangnya Islam adalah untuk mengangkat derajat wanita yang direndahkan oleh sistem kehidupan yang ada sebelum Islam serta memuliakan wanita sesuai dengan fitrahnya.
Islam memandang bahwa laki-laki dan perempuan itu berbeda secara fitrahnya, tidak ada yang lebih baik dan tidak ada yang lebih buruk, serta menempatkan mereka sesuai dalam track yang berbeda dalam memenuhi hak dan kewajibannya. Laki-laki dan perempuan dapat berbagi tugas, dan berkolaborasi dalam perbedaan untuk menjalankan ketaatan kepada Allah terhadap apa yang diperintahkan sesuai dengan fitrahnya masing-masing.
Baca Juga: Kekayaan Alam Dikeruk, Rakyat Kian Terpuruk
Allah berfirman “Janganlah kamu berangan-angan (iri hati) terhadap apa yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. Bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan.
Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala sesuatu”. (QS. An-Nisa: 32)
