Di sisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana mengatakan, pembongkaran gerbang akan berlangsung sekitar 5 hingga 6 hari.
"Karena ini strukturnya struktur lama, jadi kayaknya kuat besinya. Biasanya itu yang jadi hambatan. Tapi kalau misalnya tulang besi di dalamnya agak kecil, itu bisa lebih cepat lagi," ungkapnya.
Baca Juga: Tapal Batas Kota Kendari-Konawe Selatan Disepakati
Erlis menyampaikan bahwa APBD yang digunakan untuk menyelesaikan gerbang batas kota sekitar Rp 950 juta.
"Itu anggaran sampai selesai, tapi mungkin ada beberapa aksesoris-aksesoris yang belum masuk," pungkasnya.
