Konsekuensi dari hal itu, kata dia, paroki-paroki harus mempunyai program dan kegiatan nyata untuk mencegah dan mengatasi stunting.

Baca Juga: Kelor Jadi Salah Satu Sayuran Penurun Stunting di Sulawesi Tenggara

Sementara itu Ketua Komisi Keluarga Puspas Keuskupan Ruteng, Romo Blas Harmin mengatakan, yang menjadi komitmen keuskupan, tidak saja stunting tetapi juga pada upaya menekan atau menghilangkan angka kematian ibu dan angka kematian anak.

“Ini harus jadi perhatian semua demi kehidupan generasi masa depan yang lebih baik dan berkualitas. Kita inginkan generasi yang baik, ibunya dan anaknya harus diurus dengan baik,” katanya. (B)

Penulis: Berto Davids