Melansir Katadata, analis pasar menilai bahwa jika akuisisi ini terjadi, akan terjadi efisiensi operasional dan pengurangan biaya yang signifikan. Namun, tantangan integrasi dan potensi monopoli pasar menjadi perhatian utama yang harus diatasi oleh kedua perusahaan.
Baca Juga: Ini Tarif Baru Grab Kendari Pasca Kenaikan BBM
Saham GoTo yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mengalami kenaikan hampir 9 persen setelah munculnya laporan pembicaraan tersebut, sementara saham Grab di pasar pra-pembukaan turun 0,87 persen.
Jika digabungkan, valuasi kedua perusahaan ini mencapai hampir US$25 miliar.
Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari kedua belah pihak mengenai kelanjutan dari pembicaraan ini. (C)
