KENDARI, TELISIK.ID - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Pelajar Mawasangka Raya Kabupaten Buton Tengah yang berada di Kota Kendari, tegas menolak kehadiran IUP PT Mineral Citra Sejahtera.

Penolakan tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya, Kecamatan Mawasangka Timur merupakan kawasan timur terpadu, di samping itu menjadi kawasan sumber mata air gula, cagar budaya, flora dan fauna, sehingga menjadi konsumsi primer dan sekunder masyarakat setempat, namun kehadiran pertambangan diduga membawa kerusakan lingkungan dan bisa mencemari wisata yang sedang ditingkatkan.

Koordinator lapangan, Akbar Rizik menyampaikan, Mawasangka Timur yang memiliki cagar budaya benteng makam Raja Manguntu dan perbukitan kampung lama yang seharusnya dijaga dan dilestarikan dinilai bakal jika masuk wilayah pertambangan.

Baca Juga: Lari dari Rumah karena Sering Dianiaya Ibu Tiri, Bocah Ini Hidup Terlantar

"Karena itu pentingnya menjadi perhatian bersama oleh banyak pihak, terutama Pemerintah Sulawesi Tenggara mempunyai otoritas penuh dalam pengelolaan tata ruang wilayah untuk Izin Usaha Pertambangan," ujar Akbar saat berdemonstrasi di kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Kamis (12/1/2023).