KENDARI, TELISIK.ID - Gegara sering dianiaya oleh ibu tiri, seorang bocah terpaksa lari dari rumahnya. Kini dia hidup terlantar, bahkan harus putus sekolah karena takut pulang ke rumah.

Ikmal, bocah 9 tahun yang seharusnya mengenyam pendidikan dan menikmati masa bermain, terpaksa meninggalkan rumah orang tuanya. Pasalnya, bocah malang itu tak tahan lagi dengan tindak kekerasan yang dilakukan oleh ibu tirinya.

Dari pengakuan Ikmal, sebelumnya kedua orang tuanya telah bercerai. Ibu kandungnya pergi ke luar negeri untuk menjadi TKI (tenaga kerja Indonesia). Sedangkan sang ayah menikah lagi dengan wanita lain. Sejak memiliki ibu tiri, kebahagiaan Ikmal pun hilang. Ikmal mengaku sering dipukuli oleh ibu tiri dan ayah kandungnya. Jangankan untuk bermain, dalam kondisi tidur pun ia dipukuli jika kedapatan oleh ibu tirinya.

"Saya sering dipukul kalau didapat lagi tidur. Terkadang pakai timba atau ember, biasa juga ditinju pakai tangan," ujar Ikmal.

Baca Juga: Kasus Dugaan Surat Palsu Nonjob ASN Dihentikan Polda Sulawesi Tenggara, Korban: Tak Ada Kepastian Hukum