Baca Juga: Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Sultra Triwulan I Capai Rp 111 Miliar
Kedua, kelangkaan pasokan dan tingginya harga barang kebutuhan, yang sering terjadi menjelang hari besar keagamaan (Idul Fitri). Ketiga, kondisi cuaca ekstrem yang mempengaruhi jumlah produksi beberapa komoditas. Keempat, panjangnya rantai pasok distribusi komoditas.
Gubernur juga mengapresiasi jajaran TPID Sultra dalam mengendalikan inflasi sehingga inflasi di Sultra relatif terkendali. Sejauh ini, hingga bulan Maret 2022, inflasi tercatat sebesar 0,17 persen.
"Meskipun masih relatif rendah dan terkendali, tetapi tantangan inflasi ke depan tidaklah mudah. Proyeksi inflasi keseluruhan tahun 2022 ini diperkirakan akan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yakni 3,67 persen," kata Ali Mazi dalam rilisnya, Senin (25/4/2022).
Meskipun demikian, angka inflasi tersebut masih berada pada range sasaran inflasi nasional sebesar 3,01 persen.
