Baca Juga: Anak AKBP Achiruddin Hasibuan Tersangka Dugaan Penganiayaan Dikirim ke Jaksa

“Kemarin informasi awal, kami disampaikan oleh guru RS bahwa tidak ada pemukulan terhadap murid AD, yang terjadi hanya dorongan, dan AD kemudian ke kelasnya," jelasnya.

Lanjut Yusmar, karena guru agama melihatnya keringat dan lemas, pihaknya langsung inisiatif bersama anak-anak PMR membawanya ke puskesmas, tapi karena peralatan tidak memadai, sehingga guru bersama teman-temannya membawa ke UGD RS Kabupaten Konawe.

“Benar atau tidaknya, kami dari pihak sekolah sekali lagi memohon maaf atas insiden tersebut, dan kami bersiap menyelesaikan secara kekeluargaan dan secara adat,” harapnya.

Sementara itu, orang tua AD, (Purn. Pol) Anata menuturkan, putranya yang duduk di kelas 10 itu dianiaya oleh seorang guru berinisial RS saat pembagian baju, sekira pukul 11:00 Wita.