Dalam pertemuan tersebut, Supriyani mengaku merasa dijebak dan dipaksa berdamai.

Baca Juga: Mediasi Damai Tuntaskan Kasus Guru Honorer Supriyani, Persidangan Tetap Berlanjut

Kepada Direktur LBH HAMI Sultra, Andri Darmawan, Supriyani menyampaikan rasa tidak nyaman dengan kehadiran aparat Polres Konawe Selatan dalam pertemuan itu.

"Ada yang ditunggu, tapi Pak Bupati (Surunuddin) tidak bilang. Saya takut kalau yang datang dari Polres," ungkap Supriyani kepada Andri Darmawan pada Selasa (5/11/2024).

Menanggapi kejadian ini, Direktur LBH HAMI Sultra, Andri Darmawan, menyatakan bahwa keputusan damai tersebut diambil sepihak oleh Samsuddin, Ketua LBH HAMI Konawe Selatan, tanpa koordinasi dengan pihak LBH HAMI.