Azis juga memastikan, pihaknya terus mempercepat proses rehabilitasi agar sebelum Februari 2025 jembatan titian dan gedung PAUD dapat segera digunakan.

"Saat ini jembatan titian di depan gedung PAUD sudah 80 persen selesai, lantainya telah dicor, dan kami harap dapat segera rampung," bebernya.

Selama proses rehabilitasi, kegiatan belajar mengajar terhenti dan upah guru tidak diberikan. Total sekitar Rp 15 juta untuk upah guru pada akhir 2024 lalu telah di-Silpa-kan dan terkunci dalam aplikasi sistem keuangan desa (Siskeude).

Baca Juga: Kekerasan Perempuan dan Anak di Buton Selatan Meningkat Tahun 2024

Pihak guru PAUD, menurut Azis, juga telah memahami kondisi ini dan alasan di balik penundaan pembayaran upah.