“Setiap anak punya hak untuk belajar, tumbuh dan bermimpi. Jangan dirampas dengan pernikahan yang belum waktunya,” tegasnya.
Bagi sebagian peserta, pertemuan dengan dua tokoh nasional itu menjadi pengalaman yang membekas. Najwa Athifah, salah satu siswa peserta STQH, mengaku mendapatkan perspektif baru tentang makna kedewasaan.
“Senang sekali bisa dengar langsung Habib Ja’far. Saya jadi paham, nikah muda itu bukan pilihan yang bijak, karena banyak hal yang bisa dirugikan,” tuturnya.
Baca Juga: Kisah Tukang Kunci yang Bertahan di Tengah Gempuran Teknologi
Peserta lain, Muh. Indra Dwi Pramantya dari pesantren Darud Da’wah wal Irsyad, menilai materi yang dibawakan relevan dengan kehidupan remaja masa kini.
