Ia juga menambahkan, ada baiknya jika caleg DPRD kabupaten/kota juga diadakan dialog interaktif ataupun debat sehingga masyarakat bisa menilai seperti apa pemimpin yang akan dipilih.

Sementara itu, Rektor Universitas Halu Oleo, M. Zamrun Firihu menjelaskan, menjelang Pemilu 2024 saat ini situasi yang cukup sengit adalah situasi politik. Ia meminta masyarakat bisa memilih sesuai dengan hati nurani.

"Berkaitan dengan ini, kita ingin masyarakat bisa menyukseskan Pemilu 2024 dengan lancar, baik dan sukses serta prosesnya berlangsung dengan damai," bebernya.

Baca Juga: Kanwil Kemenkumham Kukuhkan 36 Anggota Majelis Pengawasan Daerah Notaris Sulawesi Tenggara

Dalam konteks pemilu damai, media dapat menjadi alat untuk meredakan ketegangan, mencegah penyebaran berita palsu, dan menciptakan lingkungan yang mendukung partisipasi politik yang positif. Kolaborasi antara pihak politik, pemilih, dan media membantu membangun fondasi demokrasi yang kokoh.