Kata Ode, meskipun sayurannya laku terjual, namun keuntungannya tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari dan modal untuk membeli sayur kembali tidak ada.
Ode pun berpikir untuk menyerah dan kembali mencari pekerjaan lain, namun sang istri selalu mendukung dan menasehati agar tetap bersabar.
Baca Juga: Kisah Penjahit Sepatu di Kendari yang Sepi Pelanggan, Terpaksa Merangkap Jualan Gorengan
"Sempat mau menyerah tapi semangat dan sabar karena istri saya juga mendukung. Jadi walaupun keuntungan pertama-pertama tidak banyak, tapi setiap hari kalau dijalani banyak juga," kata Ode.
Dengan kesabarannya berjualan sayur keliling, Ode mulai mendapatkan keuntungan Rp 100 ribu sampai Rp 300 ribu per hari. Ode pun semakin bersemangat menjual sayur.
