"Saya langsung menyiram dengan air menggunakan ember, namun tidak berhasil. Saya hanya berhasil selamatkan mobil dan beberapa barang dagangan di bengkel," tuturnya.

Kemudian dikatakannya, api itu merembet dengan cepat. Para pemilik rumah hanya bisa pasrah melihat rumahnya rata dengan tanah. Total kerugian yang dialami para korban diperkirakan sekira Rp. 290 juta.

Sementara itu, La Sinta, salah satu pemilik rumah, mengaku bahwa pada saat melihat api, ia beserta sanak keluarganya lari keluar rumah tanpa sempat menyelamatkan barang apapun.

Baca Juga: Beraksi di 11 Lokasi, Dua Pemuda Spesialis Jambret Ditangkap Polisi

"Ketika lihat api saya panggil anak-anak dan keluarga untuk keluar rumah, tanpa ada barang yang diselamatkan hanya pakaian di badan," ujarnya.