KENDARI, TELISIK.ID – Harga beras di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menunjukkan penurunan yang signifikan. Berdasarkan pantauan pada Rabu (9/10/2024), penurunan ini terjadi di tengah masa panen raya dan bersamaan dengan momen Pilkada.
Di beberapa pasar tradisional, seperti Pasar Panjang di Jalan Sorumba, Kecamatan Wua-Wua, dan Pasar Anduonohu, harga beras 50 kg yang sebelumnya mencapai Rp 620.000 kini turun menjadi Rp 600.000.
La Ode Dia (51), pedagang beras di Pasar Panjang, menjelaskan bahwa penurunan harga disebabkan oleh melimpahnya pasokan dari daerah penghasil padi yang sedang panen raya.
Baca Juga: Satpol PP dan Disdukcapil Kendari Soroti Minimnya Pengadaan PPPK, DPRD Respon Begini
"Selama Pilkada ini, harga beras turun karena suplai dari petani lancar. Tidak ada hambatan, dan stok dari pabrik juga melimpah. Harganya turun, tidak ada yang naik," ungkap La Ode.
