Baca Juga: Pedagang Beras SPHP di Kendari Ubah Isi Kemasan 5 Kilogram, Gagal Jual ke Morowali
"Kalau untuk beras yang super (premium) kami tidak jual karena sudah terlalu mahal. Ecerannya saja bisa Rp 15.000 per Kg. Kami ambil yang menengah saja biar modal tidak tertinggal,” ujar Adin.
Sementara seorang pedagang beras di Pasar Anduonohu, Naldi mengungkapkan, harga beras yang terus melonjak dalam beberapa waktu terakhir. Harga beras medium, misalnya, telah naik sejak Agustus, dari harga Rp 580.000 per karung menjadi Rp 615.000 per karung. Terakhir, ia menjual dengan harga Rp 650.000 per karung.
"Untuk yang kualitas premium itu sekarang Rp 720.000 per karung, kami jual Rp 15.000 per Kg. Mau tidak mau dijual segitu, karena harganya sudah tidak menutupi kalau tetap dijual Rp 13.000 setiap kg,” ujar Naldi.
Harapannya dari konsumen maupun para pedagang agar pemerintah segera mencarikan solusi yang konkret untuk permasalahan harga beras yang terus naik karena, karena jika dalam jangka panjang harga beras masih maka pedagang akan kesulitan untuk menjualnya dan para konsumen juga akan menurunkan daya belinya. (A)
