Menurut Irwandy, potensi sumber daya mineral di Nusa Tenggara Barat masih sangat besar. Bahkan, cadangan yang tengah dieksplorasi STM di Proyek Hu'u disebut berpotensi lebih besar dibandingkan cadangan milik Freeport.

"Potensinya masih banyak sekali. Di Nusa Tenggara Barat. Yang kita kenal dengan Sumbawa Timur Mining. Bisa-bisa cadangannya melebihi cadangan Freeport. Dan di jalur itu juga sama. Kita sudah bisa mengidentifikasi padahal dulu itu, jalurnya sudah ketahuan," ungkap Irwandy dalam acara tersebut, seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (14/8/2026).

PT Sumbawa Timur Mining merupakan pemegang Kontrak Karya generasi ketujuh yang ditandatangani Pemerintah Indonesia pada 19 Februari 1998. Perusahaan tersebut hingga kini masih melakukan eksplorasi di tambang Onto, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu.

Baca Juga: Bos BKN Buka Data Ribuan ASN 2026 Mengundurkan Diri, Ramai Pindah dari PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu

Dengan Kontrak Karya yang telah dipegang sejak 1998, STM telah menjalankan kegiatan eksplorasi selama sekitar 28 tahun untuk menemukan dan mengembangkan potensi sumber daya mineral di wilayah tersebut.