Data tersebut menggambarkan besarnya potensi sumber daya mineral yang terdapat di kawasan Proyek Hu'u. Namun, wilayah tersebut masih berada dalam tahap eksplorasi dan pengembangan sehingga belum seluruh potensi tersebut menjadi cadangan tambang yang siap diproduksi.

Kegiatan eksplorasi di Proyek Hu'u sendiri telah berlangsung sejak 2010. Berdasarkan data yang disampaikan perusahaan, kegiatan eksplorasi tersebut setidaknya telah menghabiskan biaya sekitar US$ 200 juta hingga 2021.

Dari sisi kepemilikan, mayoritas saham STM dimiliki Vale S.A. sebesar 80 persen melalui Eastern Star Resources Pty Ltd. Sementara 20 persen sisanya dimiliki PT Aneka Tambang Tbk atau Antam.

Potensi sumber daya mineral di Dompu menjadi salah satu bagian dari gambaran bahwa Indonesia masih memiliki wilayah yang berpotensi menyimpan komoditas mineral bernilai ekonomi tinggi.

Baca Juga: Heboh Klaim Barang Pribadi Kena Pajak 2027, Begini Faktanya