KENDARI, TELISIK.ID - Pandemi COVID-19 telah mendesak semua pemerintah di seluruh dunia untuk mengeluarkan kebijakan yang berorientasi pada pembatasan jarak fisik berskala besar untuk meminimalkan penyebaran virus antar manusia.

Indonesia sebagai tempat tinggal bagi sekitar 136 juta pekerja, termasuk di dalam daftar negara yang terkena dampak, sehingga pemerintah Indonesia mau tidak mau, harus mengeluarkan kebijakan bekerja dari rumah.

Kebijakan tersebut menjadi kontroversial terutama karena beberapa industri masih kurang siap dengan digitalisasi dan oleh karena itu kekhawatiran besar muncul dari orang-orang yang mempertanyakan pengaruh kebijakan tersebut terhadap kinerja orang-orang yang bekerja di dalam perusahaan.

Donny Susilo, MBA dari Donny and Partners Consulting Indonesia dan peneliti bisnis dari Asia University, Taiwan melakukan penelitian untuk mengevaluasi pengaruh work from home (bekerja dari rumah) terhadap kinerja para pekerja di Indonesia.

Pengumpulan data diperoleh dari 330 responden yang merupakan pekerja terdampak pandemi di seluruh Indonesia, membuahkan hasil penelitian yang mengejutkan, ternyata ada ha-hal positif yang dirasakan pekerja saat bekerja dari rumah.