Dalam pemeran itu diisi oleh hasil produk atau industri kreatif, baik yang diolah secara manual maupun dengan olahan menggunakan mesin. Semua dipromosikan untuk menjadi nilai tambah perekonomian desa jika dikembangkan.
"Ini sejalan dengan program Pak Pj bupati yaitu satu desa satu produk,” bebernya, Minggu (18/12/2022).
Pj Bupati Bombana, Burhanudddin menegaskan, sumber daya alam yang berlimpah sehingga tidak ada alasan desa tidak melahirkan produk unggulan, mulai dari penggunaan pekarangan rumah, Ibu-ibu PKK bisa berinovasi dan berkreasi sehingga menghasilkan satu produk unggulannya sendiri, khususnya dari hasil pertanian bisa dikemas menjadi lebih menarik dan bernilai jual.
Baca Juga: Gagal di PPK Bisa Ikut Seleksi PPS
Terbukti, dalam pemeran seperti dalam pantauan, beberapa desa menjajakan hasil industri rumahan seperti bawang, kunyit, jahe merah, kripik pisang, minyak goreng dan sabun.
