Ia mengaku sering ditanya oleh orang tua tentang kekhawatirannya bahwa kalau anak dipuji terus-terusan maka nanti dia tidak mau terpacu untuk mencapai yang lebih baik lagi, bahkan anak bisa menjadi besar kepala.
"Memuji itu memang ada tekniknya sendiri. Sebenarnya memuji itu bukan sesuatu yang simpel, bukan sesuatu yang gampang," kata Vera, seperti dikutip dari Antara.
Menurut Vera, pujian yang baik seharusnya diucapkan secara spesifik atau langsung mengarah pada proses di balik keberhasilan yang anak capai.
Pujian secara umum yang diucapkan secara terus-menerus, seperti sebatas kata-kata 'Wah, kamu hebat' atau 'Wah, kamu pintar', dapat menimbulkan efek negatif pada anak.
"Kita tidak secara general bilang 'hebat' atau apa. Itu mungkin kalau terlalu berulang kali, dia akan merasa dirinya memang anak paling hebat dan pintar di dunia ini, tetapi begitu keluar rumah dan bertemu sedikit kesulitan jadi gampang rapuh," ujarnya.
