Menurut Danjen Kopassus, sebenarnya tidak ada masalah bila prajurit berfoto dengan siapa pun, termasuk Hercules. Namun, masalah muncul karena foto itu diambil dalam sebuah acara resmi, di mana para prajurit mengenakan pakaian dinas lengkap.
"Karena anggota kami menggunakan pakaian lengkap pada acara khusus, mereka berfoto, ternyata ada dampak sebagian masyarakat yang mungkin tidak terima," kata Djon.
Mayjen Djon Afriandi menambahkan bahwa permohonan maaf ini bukan hanya ditujukan kepada masyarakat luas, melainkan juga kepada keluarga besar Korps Baret Merah. Ia menyebutkan ada sejumlah senior serta prajurit Kopassus lainnya yang juga merasa keberatan atas beredarnya foto-foto tersebut.
"Dari keluarga Korps Baret Merah pun, ada yang tidak terima. Nah, kami juga mohon maaf sekali lagi. Akan tetapi, kami yakinkan, kami akan langsung melakukan perbaikan," ungkapnya.
Baca Juga: Pemda Ogah Usulkan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, BKN Tak Mau Terbitkan NIP
